April 15, 2026
Media Informasi
News Terbaru

Bupati Dian : Jadilah Agent of Change! Wisuda STIS Husnul Khotimah Penuh Haru dan Inspirasi

KUNINGAN – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Gedung Serba Guna Usamah bin Zaid, Yayasan Husnul Khotimah, Sabtu (8/11/2025). Ratusan wisudawan dan orang tua tumpah ruah dalam Wisuda ke-3 Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah (STISHK) Kuningan), momen sakral yang menandai lahirnya generasi baru sarjana syariah berjiwa Qurani.

Acara megah ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, bersama Wakil DPRD H. Dwi Basyuni Nastir, Ketua Pengadilan Agama Dr. H. Asrori, perwakilan Kemenag, Ketua MUI Kuningan, serta para tokoh pendidikan dan ulama.

Begitu naik ke podium, Bupati Dian tampak terharu melihat para sarjana muda yang mengenakan toga dan senyum penuh kebanggaan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan mendalam yang membuat banyak orang tua dan wisudawan terdiam menyimak.

“Hari ini bukan akhir perjuangan kalian, tapi awal dari perjalanan panjang menuju pengabdian. Setelah ini, kalian akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Jadilah agent of change, pembawa perubahan dan harapan,” ucap Bupati Dian penuh semangat.

Ia menegaskan, dunia kerja dan kehidupan sosial menuntut para lulusan untuk adaptif, cerdas, dan berintegritas.

“Orang yang cerdas bukan hanya yang banyak tahu, tapi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Namun ada satu momen yang membuat suasana makin mengharukan — ketika Bupati Dian mengingatkan para wisudawan untuk tak lupa berterima kasih kepada orang tua mereka.

“Di balik toga yang kalian pakai hari ini, ada peluh dan air mata orang tua. Jangan pernah lupakan jasa mereka. Ucapkan terima kasih, karena tanpa mereka kalian tak akan berdiri di sini,” ujarnya dengan suara bergetar, disambut tepuk tangan panjang hadirin.

Bupati juga memberikan apresiasi tinggi kepada STIS Husnul Khotimah, yang dalam waktu singkat mampu mencetak lulusan berkualitas dan berakhlak Qurani.

“Saya berharap para lulusan STIS tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial. Itulah insan paripurna,” tutupnya.

Wisuda ini menjadi bukti bahwa pendidikan Islam di Kabupaten Kuningan terus melangkah maju. Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi, STIS Husnul Khotimah berdiri tegak sebagai lembaga yang menanamkan nilai-nilai Qurani sekaligus membekali mahasiswanya dengan wawasan modern.

Tepuk tangan, tangis bahagia, dan senyum bangga mengiringi langkah para wisudawan meninggalkan gedung. Hari itu, bukan hanya gelar yang mereka bawa pulang, tetapi juga pesan kehidupan: bahwa perjuangan baru saja dimulai. (Beng).

Related posts

Luka di Tubuh Kayu, Pukulan di Kepala Paku

Redaksi

Senyum di Balik Angka

Redaksi

Wajah Baru Pasar Ciputat Diresmikan, Jadi Barometer Ekonomi Kuningan Timur

Redaksi

Leave a Comment