KUNINGAN — Langit Cilimus mulai sering mendung, dan musim hujan sudah kembali datang. Tapi tahun ini, Kecamatan Cilimus dan Cigandamekar tak mau kecolongan.
Kamis (20/11/2025), seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, hingga Linmas berkumpul di Lapangan Apel Kecamatan Cilimus untuk satu tujuan besar, siap melindungi warga dari bencana apa pun yang mungkin datang.
Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana yang digelar Koramil 1510/Cilimus ini berlangsung sejak pukul 08.30 sampai 10.00 WIB, dan menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan bukan hanya slogan, tapi kerja nyata.
Kegiatan ini dihadiri Kalak BPBD Kuningan Indra Bayu, Camat Cilimus Cece Hendra Krissianto, Danramil 1510/Cilimus Kapten Inf Saniyo, Kapolsek Cilimus AKP Moh Faisal, personel Yon TP 839/SA, kepala UPTD, kepala desa se-Cilimus, serta Linmas.
Hadirnya begitu banyak unsur sekaligus menjadi pesan kuat: Cilimus bersatu demi keselamatan warganya.
Dalam sambutan yang tegas namun penuh empati, Kapten Inf Saniyo menekankan bahwa kesigapan adalah harapan masyarakat.
Ia mengajak semua pihak memperkuat koordinasi dan bertindak cepat, bukan hanya menjadi penonton di media sosial.
“Ketika ada bencana, jangan buru-buru posting. Bantu dulu! Lapor cepat ke pemdes, Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau Kasi Trantib. Setelah tertangani, silakan informasikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa petugas di lapangan memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Kuningan memang masuk kategori wilayah rawan bencana tanah longsor, banjir, hingga angin puting beliung selalu mengintai di musim penghujan. Karena itu, apel ini menjadi alarm kesiapsiagaan dan simbol bahwa semua elemen telah siap bertindak.
Kapten Saniyo juga mengajak masyarakat memperkuat budaya gotong royong.
“Gotong royong adalah kekuatan utama bangsa. Kita saling menjaga, saling menguatkan,” pesannya.
Apel berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Semua personel dari BPBD hingga Linmas memeriksa perlengkapan, menyamakan prosedur, dan memastikan tidak ada celah ketika bencana datang.
Kegiatan ini bukan sekadar apel, tetapi janji bersama bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas nomor satu.(Beng).
