April 15, 2026
Media Informasi
Terbaru

Ledakan di SMA 72 Jakarta Utara: Presiden Prabowo Prihatin, Kapolri Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang.

Insiden tersebut sempat menggemparkan publik, namun aparat kepolisian memastikan tidak ada korban meninggal dunia.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta.

“Presiden sangat prihatin dengan peristiwa ini. Beliau menekankan bahwa prioritas utama adalah keselamatan dan penanganan para korban,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi di hadapan awak media.

Prasetyo juga menegaskan bahwa kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

“Mari kita saling peduli dan waspada. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan. Kepedulian kecil bisa mencegah hal besar yang tak diinginkan, baik di rumah maupun di sekolah,” tambahnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kesempatan yang sama menjelaskan perkembangan terkini penanganan pasca ledakan.

Menurutnya, sekitar 50 hingga 60 orang sempat menjadi korban, sebagian besar telah mendapatkan perawatan dan kini berangsur pulih.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Dua korban masih menjalani operasi, sementara lainnya sudah diperbolehkan pulang,” jelas Kapolri.

Listyo menambahkan, polisi telah mengidentifikasi terduga pelaku dan tengah melakukan pendalaman terkait motif, identitas, serta lingkungan tempat tinggalnya.

“Satu dari dua korban yang masih dirawat merupakan terduga pelaku. Kami temukan sejumlah barang bukti seperti senjata mainan dan tulisan-tulisan yang sedang kami dalami keterkaitannya dengan aksi tersebut,” un

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat menemukan beberapa petunjuk yang diyakini bisa mengarah pada motif aksi tersebut.

Polisi juga menegaskan akan bekerja cepat dan transparan dalam menyampaikan hasil penyelidikan kepada publik.

Presiden Prabowo, melalui Mensesneg, menegaskan agar seluruh pihak terkait bergerak cepat memastikan keamanan lingkungan pendidikan. Pemerintah juga meminta masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada.

Sumber : https://www.setneg.go.id/

Related posts

Delapan Atlet Angkat Berat Kuningan Lolos ke Babak Utama PORPROV Jabar 2026

Redaksi

Jawa Barat Terdepan! Serapan APBD Tertinggi di Indonesia, Investasi Melonjak Rp218 Triliun

Redaksi

Kehadiran yang Menguatkan: Bunda Ela Jenguk Warga Cijagamulya di RS Mitra Husada

Redaksi

Leave a Comment