April 15, 2026
Media Informasi
Terbaru

Gerakan Pangan Murah di Kuningan, Harga Beras dan Telur Jauh Lebih Murah dari Pasar

KUNINGAN – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45, Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Kertawana, Kecamatan Kalimanggis, Kamis (16 Oktober 2025).

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi, warga , terutama para ibu rumah tangga — sudah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Dalam GPM kali ini, harga bahan pokok dijual dengan selisih yang cukup besar dibandingkan harga pasar.

Beras premium dijual hanya Rp11.500 per kilogram, dari harga pasar Rp14.500.

Telur ayam dijual Rp28.000 per kilogram, dari harga pasar Rp32.000.

Harga yang lebih murah ini membuat warga berbondong-bondong datang, namun tetap tertib dalam antrean.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. hadir langsung di tengah masyarakat. Dengan gaya komunikatifnya, ia menyapa warga dan berdialog hangat. Bahkan, Bupati memberikan bingkisan spesial bagi warga yang berulang tahun hari itu, menambah suasana keakraban di lokasi acara.

“Bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia, pemerintah berupaya memastikan harga pangan tetap stabil dan terjangkau. Urusan beras bukan sekadar urusan perut, tapi juga urusan kedaulatan negara,” tegas Bupati Dian.

Ia juga menekankan pentingnya kepedulian aparat pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat di wilayahnya.

“Kalau ada warga yang kelaparan, itu tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Bupati berharap GPM dapat diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah.

“Ke depan, mudah-mudahan GPM tak hanya di beberapa titik, tapi bisa hadir di hampir semua desa. Dengan kebersamaan, insyaallah ketahanan pangan masyarakat Kuningan akan semakin kuat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala DKPP sekaligus Pj Sekda Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menjelaskan bahwa peringatan Hari Pangan Sedunia tahun ini dikemas tanpa seremoni berlebihan, tetapi dengan aksi nyata untuk masyarakat.

“Kita rayakan Hari Pangan Sedunia lewat tindakan nyata, yaitu Gerakan Pangan Murah,” jelas Wahyu.

Menurutnya, GPM merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai langkah menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat ketahanan pangan keluarga, terutama di desa dengan tingkat kerentanan pangan tinggi.

“GPM menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, terigu, daging ayam, daging sapi, sayur mayur, hingga bumbu dapur dengan harga di bawah pasar,” katanya.

Wahyu menambahkan, kegiatan ini juga menjadi instrumen penting pengendalian inflasi daerah.

“Dari hasil evaluasi, GPM terbukti bermanfaat bagi masyarakat. Tahun depan, kami berencana mengalokasikan dana APBD agar kegiatan ini bisa menjangkau lebih banyak desa,” tutupnya.

Dengan harga pangan yang lebih murah dan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, perayaan Hari Pangan Sedunia di Kabupaten Kuningan tahun ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.

Related posts

Sedekah Bumi Cibuntu, Tradisi Syukur yang Satukan Alam dan Masyarakat

Redaksi

Dari Cilimus untuk Indonesia: Kisah Emma Puradiredja, Srikandi Kuningan Pencetus Hari Ibu

Redaksi

HUT KORPRI ke-54, Bupati Dian Gaungkan “KORPRI SIAGA” dan Apresiasi Para ASN Inspiratif

Redaksi

Leave a Comment